“Tidak ada presiden yang pernah melakukan hal seperti itu.”
Risiko Pengembalian Dana Rp 12 Kuadriliun
Mahkamah Agung belum menentukan kapan keputusan akan diumumkan. Namun pemerintahan Trump meminta proses dipercepat.
Menteri Keuangan Scott Bessent memperingatkan bahwa bila MA membatalkan tarif tersebut dan menunda putusan hingga pertengahan tahun depan, pemerintah berisiko harus mengembalikan dana lebih dari US$750 miliar (sekitar Rp 12 kuadriliun) kepada importir dan perusahaan terdampak.
Bessent menyatakan lewat X bahwa argumentasi pemerintah cukup kuat, sekaligus menuduh pihak penggugat gagal memahami struktur kebijakan tarif Trump.
Analisis: Dampak Besar untuk Amerika dan Dunia
Sidang ini berpotensi menjadi salah satu momen terpenting dalam lanskap perdagangan global. Jika MA memutuskan tarif tidak sah:
✅ Perdagangan global dapat lebih stabil
✅ Ketidakpastian rantai pasok menurun
✅ Biaya impor AS berkurang → turunkan harga konsumen
✅ Trek negosiasi dengan mitra dagang kembali terbuka
Namun di sisi lain, pembatalan tarif bisa:
⚠ Mengurangi pendapatan federal secara signifikan
⚠ Memicu konflik politik internal antara Kongres dan presiden
⚠ Menantang ulang strategi penyeimbang China
Secara makro, penghapusan tarif berpotensi menurunkan inflasi AS, memperbaiki sentimen bisnis, dan memberikan ruang lebih bagi bank sentral dalam penetapan suku bunga.
Bagi negara berkembang, keputusan ini membuka harapan untuk memperluas ekspor ke AS, yang beberapa tahun terakhir tertahan karena bea masuk tinggi.













