Musyawarah formal ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Randudongkal dengan didampingi oleh jajaran anggota BPD lainnya. Sesi ini berjalan dinamis dengan melibatkan perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keterwakilan pemuda desa guna menyusun struktur kepanitiaan yang netral.
Ketua BPD Desa Randudongkal menegaskan bahwa pembentukan panitia dan tim pengawas ini merupakan langkah awal yang sangat menentukan. Pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh proses agar tetap berada pada koridor yang semestinya.
“Ini adalah bagian dari tahapan persiapan wajib. Fokus utama kami adalah mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang tertib, transparan, demokratis, dan yang paling utama adalah menjaga situasi tetap kondusif di Desa Randudongkal,” ungkapnya setelah musyawarah mencapai mufakat.











