Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Lantik 40 Pengurus HARPI Melati, Bupati Anom Tekankan Pentingnya Merawat Tradisi

×

Lantik 40 Pengurus HARPI Melati, Bupati Anom Tekankan Pentingnya Merawat Tradisi

Sebarkan artikel ini
Lantik 40 Pengurus HARPI Melati, Bupati Anom Tekankan Pentingnya Merawat Tradisi
Lantik 40 Pengurus HARPI Melati, Bupati Anom Tekankan Pentingnya Merawat Tradisi

PEMALANG — Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi melantik 40 pengurus baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kabupaten Pemalang periode 2026–2031. Prosesi pengukuhan tersebut berlangsung di Aula Institut Agama Islam Pemalang, Selasa (23/6/2026).

Dalam arahannya, Anom menegaskan bahwa profesi perias pengantin memiliki tanggung jawab besar yang melampaui dimensi ekonomi. Ia menyebut para perias sebagai penjaga gawang kelestarian adat istiadat lokal.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Profesi perias pengantin bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur,” ujar Anom usai acara pengukuhan.

Ia berharap, di bawah kepengurusan yang baru, HARPI Melati Pemalang mampu terus mencetak perias-perias profesional yang konsisten mempertahankan pakem dan kekayaan budaya daerah di tengah gempuran modernisasi.

Di sisi lain, Anom juga menyoroti realitas tantangan ekonomi yang tengah membayangi industri kreatif, khususnya jasa tata rias. Menurutnya, dinamika ekonomi dan situasi geopolitik global saat ini berdampak langsung pada operasional para pelaku usaha di daerah.

Salah satu dampak yang paling dirasakan adalah kenaikan harga bahan baku dan perlengkapan rias. Terlebih, sebagian besar produk kosmetik dan aksesori berkualitas tinggi di pasar domestik masih bergantung pada komoditas impor.

Menghadapi situasi tersebut, Anom meminta seluruh anggota organisasi untuk tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia mendorong penguatan internal melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kondisi ini perlu dihadapi dengan kebersamaan. Saya berharap HARPI Melati dapat membangun semangat gotong royong antarsesama anggota agar mampu menghadapi tantangan tersebut,” kata Anom menambahkan.

Merespons tantangan tersebut, Ketua DPC HARPI Melati Kabupaten Pemalang terpilih, Ratna Hidayati, mengakui perlambatan ekonomi global berimbas pada ekosistem bisnis pernikahan di tingkat lokal.

Sebagai langkah mitigasi, Ratna menyatakan bahwa organisasi telah menyiapkan strategi efisiensi guna memastikan layanan ritel mereka tetap dapat dijangkau oleh masyarakat tanpa mengorbankan kualitas standar hasil riasan.

“Kami berupaya mencari solusi dengan menyediakan pilihan perlengkapan rias yang lebih ekonomis agar layanan tetap terjangkau oleh masyarakat tanpa mengurangi kualitas,” terang Ratna.

Selain efisiensi internal, HARPI Melati Pemalang juga akan memperluas jaringan kemitraan dengan para pelaku usaha penunjang pernikahan lainnya, seperti penyedia dekorasi, dokumentasi, hingga katering. Langkah kolektif ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas bisnis di masa sulit.

“Kami juga terus menjalin kerja sama dengan berbagai vendor pernikahan. Kemitraan ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem bisnis, terlebih di tengah kondisi perekonomian global yang saat ini cukup berpengaruh,” tandasnya.





error: