Pesan Damai di Tengah Badai Korupsi
Menyadari implikasi kasus ini yang bisa meruntuhkan kepercayaan publik pada institusi militer dan tokoh agama, Jenderal Widi menyerukan kedamaian. Ia meminta masyarakat tidak terpancing isu liar dan provokasi di media sosial.
“Jangan mudah terprovokasi atau diadu-domba, apalagi sampai menimbulkan konflik di media sosial. Permasalahan ini adalah urusan internal,” tegasnya, seolah ingin menutup rapat-rapat kotak pandora yang baru saja ia buka.
Namun, apakah seruan damai ini mampu meredam amarah publik? Mampukah tim Tipidsus Kejati Jateng mengungkap kebenaran di balik tabir korupsi Rp 237 miliar ini? Kasus ini baru saja dimulai, dan dampaknya bisa mengguncang Jawa Tengah, bahkan Indonesia!













