“Ini urusan bisnis antara PT dengan PT, sehingga sebaiknya diselesaikan secara internal oleh pihak-pihak terkait,” ujarnya, namun kata-katanya justru memicu tanda tanya besar.
Rp 237 Miliar Raib: Ke Mana Uangnya?
Pengakuan Jenderal Widi bagaikan bom waktu. Ia “baru tahu” bahwa total uang yang berputar mencapai Rp 237 miliar! Lebih mencengangkan lagi, dana tersebut mengalir ke dua “rekening” tak terduga:
– Rp 48 miliar mengalir deras ke institusi Kodam IV/Diponegoro!
– Rp 18,5 miliar masuk ke kantong pribadi Gus Yazid!
“Itulah yang ditanyakan oleh pemeriksa, dan saya sampaikan apa adanya sesuai pengetahuan saya,” kilahnya, mencoba meyakinkan publik akan kejujurannya.













