Langkah BI menahan suku bunga sekaligus mengakhiri tren pelonggaran moneter yang telah berlangsung tiga bulan berturut-turut — Juli, Agustus, dan September — dengan total pemangkasan sebesar 125 basis poin (bps) sepanjang tahun ini.
Suku bunga Deposit Facility tetap di 3,75%, sedangkan Lending Facility berada di 5,50%.
Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kewaspadaan terhadap risiko eksternal sekaligus upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global yang meningkat.
Tekanan Eksternal: Perang Dagang dan Shutdown AS
Selain faktor domestik, rupiah juga dibayangi ketidakpastian global, terutama dari dinamika hubungan dagang antara AS dan China.













