Pertama,Kepada Kepala Sekolah dan Tenaga Pendidik: dimanfaatkanlah gedung baru ini secara optimal untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif. Fokus utama harus tetap pada pembentukan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter mulia.
Lanjutnya bagian kedua,Jadikan fasilitas baru ini sebagai motivasi untuk lebih giat belajar. Siswa diwajibkan menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan merawat setiap fasilitas yang ada dengan rasa tanggung jawab penuh, sehingga kenyamanan belajar dapat terjaga.
Kepada Seluruh Elemen Masyarakat Mapia:diharapkan adanya partisipasi aktif dari orang tua dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset berharga ini. Dengan perawatan kolektif, gedung sekolah dapat bertahan lama dan bermanfaat bagi banyak generasi di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Willem Tagi juga menyampaikan pesan tegas dan krusial terkait status kepemilikan lahan tempat berdirinya SMP Negeri 1 Mapia. Ia menegaskan bahwa tanah lokasi sekolah tersebut telah diserahkan secara sukarela oleh pemilik ulayat sebelumnya, yakni dari Marga Tigi dan Kegiye, kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai.











