Permintaan Tinggi, Tapi Banyak yang Tersangkut SLIK
Sebelumnya, Menteri PKP Maruarar Sirait telah menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap rumah subsidi masih sangat besar. Namun, banyak calon pembeli tersendat karena hasil pengecekan SLIK menunjukkan riwayat kredit yang bermasalah, terutama akibat pinjaman online (pinjol).
Ara, sapaan Maruarar, bahkan telah beberapa kali bertemu OJK, Menko Perekonomian, hingga Kementerian Keuangan untuk meminta syarat SLIK tertentu dihapus agar rakyat kecil lebih mudah mendapatkan rumah.
“Kami turun ke lapangan. Para konsumen dan pengembang menyampaikan masalah yang sama: SLIK membuat proses KPR semakin berat. Posisi kami jelas, mendukung rakyat untuk bisa segera punya rumah,” tegas Ara.
Persetujuan KPR Makin Ketat dalam Dua Tahun Terakhir













