Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Balong AKP Agus Wibowo menuturkan, balon udara tersebut membawa banyak petasan. “Balon itu meledak saat hendak diterbangkan para remaja tersebut,” tuturnya, Senin. Kejadian tersebut bermula saat sekelompok remaja hendak menerbangkan balon udara raksasa di tengah sawah desa setempat, Senin, sekitar pukul 06.00 WIB.
Akan tetapi, ketika balon hendak terbang, terdapat petasan yang meledak dan mengenai para remaja tersebut. Akibatnya, 4 orang menjadi korban luka dan harus mendapatkan perawatan di RSUD dr Harjono.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak menerbangkan balon udara yang dipasangi petasan. Orang tua juga perlu mengawasi anak-anak mereka agar tidak bermain di sekitar balon udara.
Dalam hal ini, Pemerintah daerah setempat juga perlu mengambil langkah tegas untuk menertibkan tradisi balon udara yang berbahaya ini. Perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya balon udara, serta penegakan aturan yang lebih ketat untuk mencegah terjadinya tragedi serupa di masa depan



















