Pada hari pertama, santri mendapatkan materi dari Kanwil Kemenag DIY dan Kejaksaan Tinggi DIY. Kanwil Kemenag DIY memberikan pemaparan materi tentang pentingnya moderasi beragama. Sementara dari Kejaksaan Tinggi DIY memberikan pemaparan materi tentang bahaya bullying, terutama di kalangan pondok pesantren.
Selanjutnya, berbagai perlombaan juga dilakukan untuk mengasah kemampuan dan kreativitas santri, seperti hasta karya mengolah sampah, membuat jamu tradisional, dan cerdas cermat pengetahuan umum, agama, dan kepramukaan. Ditambah lomba khusus santri putra yakni lomba sesorah bahasa jawa dan khusus santri putri lomba wiru jarik.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













