PEMALANG – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pemalang, Nurkholes, menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan dalam membentuk karakter, jiwa persatuan, serta nilai gotong royong generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan (monitoring) langsung ke sejumlah lokasi perkemahan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 yang digelar serentak di 14 kecamatan se-Kabupaten Pemalang, Kamis (13/8/2026).

Didampingi Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pemalang Sukarso, Nurkholes menyisir sejumlah bumi perkemahan (buper), khususnya yang tersebar di wilayah Pemalang bagian selatan. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain:

  • Kwaran Pulosari di Buper Bukit Tangkeban

  • Kwaran Moga di Buper Sikucing

  • Kwaran Belik di Buper Kuta

  • Kwaran Watukumpul di Buper Mentek Wisnu

“Hari ini kami bersama Pak Karso, Ketua Kwarcab Pemalang, melakukan monitoring di 14 kecamatan. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan lancar, anak-anak juga senang menikmati kegiatan kemah,” ujar Nurkholes usai menyaksikan ajang ketangkasan di Buper Sikucing.

Menurut Nurkholes, perkemahan Pramuka tidak sekadar menjadi ajang berkumpul atau rutinitas tahunan bagi para pelajar. Lebih dari itu, seluruh rangkaian kegiatan di alam terbuka menjadi media efektif untuk menanamkan modal sosial dan etika kepemimpinan sejak dini.

“Yang saya tangkap dari kegiatan ini adalah mereka merasakan kebersamaan, semangat, keramahtamahan, dan gotong royong. Ini memupuk jiwa persatuan dan kesatuan bagi anak didik ke depannya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti berbagai karya ketangkasan yang dibuat oleh peserta, seperti pembuatan jembatan darurat hingga pembangunan gardu pandang dari bambu dan tali. Keterampilan praktis semacam ini dinilai mencerminkan kreativitas, kedisiplinan, dan ketahanan fisik peserta didik.

“Semoga kemanfaatan Pramuka ini bisa menunjang kesuksesan pembangunan di Pemalang. Untuk anak-anak yang kemarin mewakili daerah di Jambore Nasional, kita doakan bersama agar mampu mengukir prestasi secara nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Pemalang Sukarso mengapresiasi perhatian tinggi dari jajaran Mabicab yang turun langsung ke lapangan untuk menyapa para peserta perkemahan di berbagai wilayah.

Sukarso menjelaskan bahwa perkemahan tingkat Kwarcab tahun ini dipusatkan secara serentak di 14 titik pada 12 hingga 13 Agustus 2026, yang dilanjutkan dengan tradisi penutupan dan malam Ulang Janji.

“Puncak kegiatan Pramuka tingkat Kwarcab Pemalang nantinya akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2026 melalui upacara besar. Pada kesempatan itu, akan diberikan pula penganugerahan tanda penghargaan bagi anggota Pramuka yang telah menunjukkan pengabdian dan perjuangan, mulai dari Lencana Pancawarsa hingga Melati,” terang Sukarso.

Suasana keakraban peninjauan terlihat ketika jajaran pimpinan daerah turut melebur bersama para penggalang. Di Buper Tangkeban, Plt. Bupati bersama Ketua Kwarcab ikut memperagakan gerakan semaphore, serta berbaur menari jaranan bersama peserta di Buper Mentek Wisnu.

Mewakili para peserta, Aura Agustina dari pangkalan MTs Nurul Hidayah Majalangu Watukumpul mengaku termotivasi atas kunjungan pimpinan daerah tersebut. Ia berharap momentum peringatan Hari Pramuka ke-65 ini makin mempererat rasa persaudaraan antaranggota Pramuka di seluruh wilayah.