
PEMALANG – Musibah kebakaran hebat yang melanda Pasar Pagi Pemalang pada Selasa (23/12/2025) petang memicu respon cepat dari Anggota DPR RI Komisi VI, Rizal Bawazier.
Sebagai legislator yang membidangi sektor perdagangan dan ekonomi kerakyatan, pria yang akrab disapa RB ini langsung bergerak menghubungi pucuk pimpinan Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Kebakaran yang menghanguskan deretan los pakaian tersebut menjadi pukulan telak bagi para pelaku usaha kecil. Peristiwa ini terjadi tepat saat para pedagang tengah bersiap menyambut momentum perputaran ekonomi jelang Lebaran beberapa bulan ke depan.
Tanggung Jawab Kawal Ekonomi Kerakyatan
Rizal Bawazier, yang di Komisi VI DPR RI membidangi sektor perdagangan, kawasan perdagangan, pengawasan persaingan usaha, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), memandang musibah ini sebagai ancaman serius bagi stabilitas ekonomi daerah.
Fokus kuat beliau pada pengembangan UMKM dan koperasi di Dapil Jawa Tengah X (Pekalongan, Batang, Pemalang) membuatnya tak menunda waktu untuk mengadvokasi para pedagang.

“Innalillahi.. saya sangat prihatin. Saya sudah dapat info mengenai ini” ungkap Rizal saat dihubungi CMI News pada Rabu (24/12/2025) siang.
Gerak Cepat ke Pucuk Pimpinan Kemendag
Memanfaatkan perannya dalam mengawasi kebijakan perdagangan nasional, Rizal memastikan bahwa dampak kebakaran di Pemalang sampai ke telinga pengambil kebijakan tertinggi di Jakarta.
” Sudah saya informasikan langsung kepada Pak Menteri, Wakil Menteri, dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri agar segera dilakukan tindak lanjut darurat,” tegas politisi PKS tersebut.
Mengupayakan Rehabilitasi dan Bantuan
Keterlibatan aktif Rizal Bawazier diharapkan mampu memangkas jalur birokrasi dalam proses pemulihan pasar.
Sebagai sosok yang konsen terhadap pemberdayaan ekonomi di daerah pemilihannya, ia berharap dapat segera ditindaklanjuti.
Para pedagang Pasar Pagi Pemalang kini menaruh harapan besar. Apalagi dengan pengawalan langsung dari anggota Komisi VI ini, mereka berharap proses perbaikan fasilitas perdagangan dan pemberian bantuan Pedagang yang terdampak dapat segera terwujud. Demi kelangsungan hidup keluarga mereka baik bantuan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.








