Oleh karena itu, setiap kader dituntut untuk mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi internal organisasi maupun bagi masyarakat, bangsa, dan negara secara luas. Muhibin menyatakan bahwa sinergitas sebagai aset tingkat kecamatan Petarukan sangat dibutuhkan untuk bersama-sama mewujudkan visi Petarukan Luar Biasa.
Lebih lanjut, Muhibin merinci tiga pilar kemampuan mendasar yang wajib dimiliki oleh setiap kader Ansor di era modern, yang pertama adalah manajerial skill atau keahlian dalam mengorganisir dan mengelola segala bidang di dalam organisasi secara terstruktur.
Pilar kedua adalah human relation yang bagus, yaitu kemampuan membangun jejaring sosial yang inklusif serta memiliki keterampilan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik demi mengembangkan organisasi.











