PETARUKAN, CMI News – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali menghantui warga Petarukan, Pemalang. Kali ini, Nur Eni, seorang warga RT 006/ RW 001 Temuireng, menjadi korban setelah sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah miliknya dengan nomor polisi G 3605 DAD, yang terparkir di depan rumah, raib digondol maling pada Sabtu malam (10/5/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat dihubungi CMI News pada Minggu (11/5) siang, Ibu Nur Eni menceritakan kronologi kejadian nahas tersebut. Sebelum kejadian, ia sedang membereskan rumah yang belum ia tempati dan meminta bantuan orang untuk memindahkan sisa pasir. Tiba-tiba, ada dua orang yang mengendarai sepeda motor Honda Beat Street berwarna hitam menyapa mereka.
” Mereka merasa familiar dengan suaranya dan postur tubuh gemuk salah satunya orang itu. Kata Nur Eni, bahkan menduga kuat mereka adalah pelaku curanmor yang pernah beraksi di sekitar sini,” ungkap Nur Eni dengan nada cemas. Sayangnya, identifikasi wajah pelaku sulit dilakukan karena keduanya mengenakan masker dan kondisi saat itu gelap.
Saat kejadian, terdapat empat sepeda motor yang terparkir di sekitar rumah korban. Ibu Nur Eni sendiri sedang berada di samping rumah, sementara anaknya tengah memperbaiki lampu di bagian belakang. Anak kedua korban yang berada di dalam rumah sempat mendengar suara mencurigakan dari arah luar. Setelah memberanikan diri mengecek, ia terkejut mendapati salah satu pelaku sedang menyeret salah satu sepeda motor yang terparkir.
Diduga mengalami kesulitan dengan motor pertama, para pelaku kemudian mengalihkan target dan mencuri sepeda motor Scoopy merah milik Ibu Nur Eni yang terparkir lebih mudah dijangkau. Aksi pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Spontan, anak korban berusaha melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke arah selatan dengan mengendarai motor Beat Street hitam. Pengejaran sempat berlanjut hingga pelaku berbelok ke arah gereja dan terus ke utara, dan menurut informasi menyusuri sungkan namun sayangnya pelaku berhasil lolos dari kejaran.
Atas kejadian yang menimpanya, Ibu Nur Eni telah melaporkan kasus pencurian ini ke Polsek Petarukan. Ia berharap pihak kepolisian dapat segera bertindak cepat untuk mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku. Lebih lanjut, ia juga menyuarakan harapannya agar keamanan di wilayah Temuireng dan sekitarnya dapat ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat kembali merasa aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggal mereka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan tersebut. Namun, kasus ini telah resmi dilaporkan oleh korban ke Polsek Petarukan untuk penyelidikan lebih lanjut.














