
Pemalang, CMI News – Duka menyelimuti keluarga, Seorang pekerja proyek pembangunan gedung baru Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang, berinisial W meninggal dunia setelah mengalami insiden kesetrum di lokasi proyek pada Jum’at, (24/5/2024) lalu.
Menurut informasi yang didapat, bahwa W sedang melakukan pekerjaan dilantai 2 (dua) di salah satu area pembangunan gedung baru STIT, berlokasi di Dusun Siali-ali, Desa Surajaya.
Ketika insiden naas itu terjadi, Ia diduga tidak sengaja menyentuh sebuah Holo (almunium) yang menempel kabel beraliran listrik kuat, sehingga korban mengalami luka bakar serius pada jari tangan dan kakinya.
Korban W, yang merupakan warga Desa Surajaya itu, sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, kondisinya dengan luka bakar serius akibat kesetrum memaksa tim medis untuk melakukan amputasi pada tangan dan kakinya.

Tetapi tuhan berkehendak lain, berdasarkan informasi yang diterima oleh centermediaindependent.com, korban (W) dikabarkan telah meninggal dunia, pada Sabtu,(8/6/2024) siang di RS Ashari Pemalang.
Upaya medis tersebut sayangnya tidak membuahkan hasil. korban (W) menghembuskan nafas terakhirnya usai mendapatkan perawatan intensif selama 15 hari sejak kejadian naas itu terjadi.
Kematian korban saat ini, masih meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan seluruh kerabatnya. Atas peristiwa ini, berharap kepada pihak-pihak manapun.
Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama memastikan keselamatan para pekerja proyek.






