CILACAP – CMI News : Ratusan aksi massa demontrasi penolakan hasil pemungutan suara, menggeruduk gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap dan berbagai objek vital lainnya.

Aparat kepolisian dari Polresta Cilacap, tak ingin massa semakin anarkis, langsung menerjunkan tim anti huru hara, mengingat massa yang begitu banyak, mereka sempat mundur hingga datangnya pasukan tambahan. Massa berhasil di bubarkan, dan beberapa diamankan termasuk alat bukti berupa sajam.

Hal tersebut merupakan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang di gelar Polresta Cilacap, yang berkolaborasi dengan Kodim 0703 Cilacap serta Pemkab Cilacap.

Kegiatan ini dilakukan untuk kesiapan pengamanan pada saat pelaksanaan Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Cilacap.

Dikatakan Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Ruruh Wicaksono, bahwa latihan Sispamkota merupakan tahapan yang harus dilaksanakan oleh Kepolisian dalam rangka Operasi Mata Praja Pengamanan Pilkada.

Aksi massa penolakan hasil pemungutan suara, dalam latihan sispamkota Polresta Cilacap. (kominfo cilacap)

“Untuk memahami bagaimana penanganan unjuk rasa dan pengendalian massa karena semua ada aturannya. Pedomani bagaimana penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian”, ucap Kapolresta, dalam sambutan latihan Sispamkota, di lapangan Krida Nusantara Cilacap, Rabu (21/8/2024).

Simulasi ini, lanjut Kombes Ruruh, sangat berbeda dengan kejadian di lapangan, pihaknya mengingatkan kepada seluruh personel untuk memahami betul bagaimana dinamika di lapangan nantinya, seperti di lansir dari kominfocilacapkab.go.id.

“Simulasi ini hanya sebuah gambaran, jika terjadi kejadian anarkis dari massa”, imbuhnya.

Sementara itu, PJ Bupati Cilacap Arief Irwanto, yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Awaluddin Muuri, mengapresiasi dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah melaksanakan latihan Sispamkota dengan lancar. Ia berharap, hal ini dapat menambah semangat dan profesionalitas semua pihak dalam mengamankan Pilkada 2024 di Kabupaten Cilacap.

“Melihat dari suksesnya Pilpres dan Pileg kemarin, Insya Allah, Pilkada ini, khususnya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cilacap, mari bersama kita buat situasi aman, kondusif bagi masyarakat Kabupaten Cilacap”, jelas Sekda.

Pada pelaksanaan Pilkada 2024, Polresta Cilacap menurunkan personelnya 600 anggota, di tambah dari Linmas sebanyak 14.000 anggota, untuk mengamankan sebanyak 3.055 TPS di Kabupaten Cilacap.