Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pendidikan

Membentuk Generasi Berakhlak Melalui Penguatan Literasi Al-Qur’an Guru Agama

×

Membentuk Generasi Berakhlak Melalui Penguatan Literasi Al-Qur’an Guru Agama

Sebarkan artikel ini
Literasi Agama
H. Adamrin, S.Ag., M.H. (Sekretaris Umum LPTQ Kota Batam / Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau)

Persoalan ini tidak dapat dilepaskan dari sistem pendidikan calon guru. Proses seleksi, kurikulum, hingga standar kelulusan belum sepenuhnya menjadikan literasi Al-Qur’an sebagai ukuran keberhasilan. Dalam kondisi seperti ini, lulusan yang dihasilkan memiliki kualitas yang beragam dan tidak jarang menyisakan persoalan mendasar ketika terjun ke ruang kelas.

Kebijakan dari Hulu dan Inovasi Kelembagaan

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menjawab tantangan tersebut, diperlukan keberanian untuk membangun kebijakan dari hulu. Penguatan literasi Al-Qur’an harus dimulai sejak pendidikan tinggi calon guru, dengan standar yang jelas dan konsisten. Al-Qur’an tidak boleh diperlakukan sebagai pelengkap kurikulum, melainkan sebagai inti yang menopang seluruh proses pendidikan agama.

Selain pembenahan internal, negara juga perlu membuka ruang inovasi kelembagaan. Kehadiran jalur pendidikan khusus yang berorientasi pada penguasaan Al-Qur’an dapat menjadi solusi strategis. Jalur ini akan melengkapi sistem yang ada, sekaligus memastikan tersedianya tenaga profesional Qur’ani yang siap mengabdi di berbagai sektor pendidikan dan pembinaan keagamaan.









error:
Verified by MonsterInsights