Selain itu, risiko government shutdown di AS juga menambah ketidakpastian politik dan fiskal, sehingga dolar kehilangan momentumnya setelah sempat menguat pada pekan lalu.
Implikasi bagi Asia
Bagi mata uang Asia, setiap fluktuasi dolar langsung tercermin dalam volatilitas kurs regional. Pelemahan greenback menjadi peluang bagi Asia untuk menguat, tetapi investor tetap berhati-hati.
Rupiah, misalnya, masih dibayangi sentimen eksternal yang bisa berubah cepat, termasuk arah kebijakan The Fed dan dinamika geopolitik. Hal ini membuat penguatan mata uang Asia cenderung rapuh, meski saat ini tren jangka pendek mendukung penguatan.













