Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Lautan Merah di Asia: Rupiah hingga Yen Terseret Perkasa Dolar AS

×

Lautan Merah di Asia: Rupiah hingga Yen Terseret Perkasa Dolar AS

Sebarkan artikel ini

Situasi ini menciptakan sinyal risiko baru bagi investor. Data tenaga kerja—mulai dari non-farm payrolls, jumlah lowongan kerja, hingga penggajian sektor swasta—akan menjadi penentu arah ekonomi AS ke depan.

Di sisi lain, komentar Presiden The Fed New York, John Williams, semakin diperhatikan pelaku pasar. Ia menegaskan bahwa tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja menjadi alasan utama pemangkasan suku bunga bulan lalu. Ekspektasi kini mengarah pada pemangkasan tambahan sebesar 25 basis poin pada pertemuan Oktober, dengan kemungkinan total 42 bps pelonggaran hingga akhir tahun.

Implikasi bagi Rupiah dan Asia

Pelemahan rupiah bersama mayoritas mata uang Asia menunjukkan tingginya sensitivitas kawasan terhadap pergerakan dolar AS dan dinamika kebijakan fiskal serta moneter di Negeri Paman Sam. Ketidakpastian politik AS tidak hanya mengguncang pasar domestik, tetapi juga memperbesar volatilitas global.

Ke depan, investor akan terus mencermati perkembangan negosiasi anggaran di AS dan arah kebijakan The Fed. Bagi Indonesia, tekanan pada rupiah berpotensi memicu respons kebijakan moneter lanjutan dari Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas pasar keuangan.

























banner
error:
Verified by MonsterInsights