Di tengah pelemahan serentak ini, rupee India justru menguat 0,01% ke level INR 88,667/US$. Meski sangat tipis, India menjadi satu-satunya negara Asia yang mampu mencatatkan apresiasi terhadap greenback.
Faktor Pendorong: Dolar AS Menguat Lagi
Penguatan dolar AS tercermin dari indeks dolar (DXY) yang naik 0,09% ke 97,994. Padahal, dua hari sebelumnya indeks sempat melemah. Kenaikan ini tak lepas dari meningkatnya ketidakpastian fiskal di Washington.
Amerika Serikat tengah menghadapi ancaman government shutdown karena belum tercapainya kesepakatan anggaran antara Presiden Donald Trump dan oposisi Partai Demokrat. Jika kebuntuan ini berlanjut hingga 1 Oktober, sejumlah rilis data ekonomi penting diprediksi akan tertunda, termasuk laporan ketenagakerjaan September yang sangat ditunggu pasar.
Dampak ke Pasar Global













