Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Kepala UKP Pemalang, Kurang Sependapat TPA di Pindahkan ke Desa Purana

×

Kepala UKP Pemalang, Kurang Sependapat TPA di Pindahkan ke Desa Purana

Sebarkan artikel ini
Kepala UKP Pemalang
Kuntoyo Kepala UKP Kabupaten Pemalang

Sisa dari TPS 3R itu, baru diangkut ke TPA untuk diolah misalnya menjadi Briket dan kami sudah siapkan investor briket. Tutup Kuntoyo

 

Perbedaan Pendapat dari beberapa Pihak

Sementara itu, Ketua Komisi B. DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmi Hakim, S.H., M.M.,. Justru Ia dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pemalang, untuk membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Purana.

Hal itu, dikatakan oleh Fahmi, S.H. M.M ketua Komisi B DPRD Pemalang, saat ditemui wartawan usai mengikuti kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Ke-52 tahun 2024, berlokasi di Desa Kejambon, Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Rabu, (05/6/2024) kemarin.

Meskipun ada penolakan dari sebagian masyarakat, Fahmi menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah antisipatif untuk mengatasi kekhawatiran yang mungkin timbul.

โ€œProkontra pasti ada, tetapi sekali lagi pemerintah sudah menyiapkan langkah antisipatif dari hal-hal yang mungkin di khawatirkan oleh masyarakat Desa Purana,โ€ ucap DPR Partai PPP.

Menurut Fahmi, pembangunan pengelolaan sampah merupakan solusi untuk menangani permasalahan sampah di Kabupaten Pemalang. Pemerintah telah menyiapkan lahan dan merencanakan tata kelola sampah dengan batasan waktu untuk penggunaan TPA tersebut.

โ€œPemerintah sudah menyiapkan lahan, pemerintah sudah menyiapkan master plan, perencanaan penanganan sampah, dan yang terpenting adalah ada batasan waktu untuk penataan lahan tersebut untuk TPA tidak seterusnya tapi sementara,โ€ imbuhnya.

Lanjut Fahmi, Meskipun ada aspirasi masyarakat yang menolak, program pemerintah tetap berjalan. Dengan keyakinan bahwa langkah-langkah antisipatif telah diambil.

โ€œAspirasi masyarakat untuk menolak boleh- boleh saja, tapi program pemerintah tetap berjalan, dan saya yakin pemerintah sudah menyiapkan hal- hal yang dikhawatirkan masyarakat, Desa Purana,โ€ pungkasnya Fahmi.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights