Dari keterangan beberapa saksi, lanjut M. Abdullah, kejadian bermula lima anak bermain di Pantai Kemiren. Ada salah satu anak bernama Mukti (11) terseret ombak.

“Melihat adiknya bernama Mukti terseret ombak, Zidan (15) yang juga sebagai kakak dari Mukti berusaha menolongnya. Namun, keduanya terseret ombak tak terselamatkan”, jelas Abdullah.


















