Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Peristiwa

Izin ke Kamar Mandi Tapi Tak Pernah Kembali, Ibu di Bandung Hilang Usai Lantai Tiba-tiba Bolong!

×

Izin ke Kamar Mandi Tapi Tak Pernah Kembali, Ibu di Bandung Hilang Usai Lantai Tiba-tiba Bolong!

Sebarkan artikel ini
foto: Ilustrasi (AI)
foto: lokasi kejadian/kumparan

Peristiwa bermula saat Enok berpamitan kepada anaknya untuk pergi ke kamar mandi yang letaknya berada di bagian bawah struktur rumah. Setelah 15 menit, korban tak kunjung kembali ke lantai atas.

Nurcitra, istri Ketua RT setempat, menjelaskan bahwa anak tertua korban yang merasa curiga kemudian menyusul ke bawah. Namun, ia terkejut mendapati sang ibu sudah tidak ada di lokasi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Anaknya heran karena ibunya belum juga naik. Pas dicari ke bawah, korban sudah tidak ada. Kondisi kloset di kamar mandi juga sudah bolong dan lantainya amblas,” ujar Nurcitra menyadur dari Kumparan.

Posisi kamar mandi tersebut diketahui berada tepat di atas bantaran sungai. Diduga kuat, korban jatuh langsung ke aliran air saat lantai bangunan tersebut runtuh akibat pengikisan tanah.

Meski saat kejadian intensitas hujan di wilayah Cijagra tidak terlalu tinggi, arus sungai dilaporkan sangat deras karena kiriman air dari wilayah hulu.

“Hujannya di sini tidak terlalu besar, tapi arus sungainya besar karena kiriman dari atas, dari hulunya,” tambah Nurcitra.

Debit air yang meningkat dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi penyebab utama pengikisan tanah (abrasi) di bawah pondasi rumah korban, sehingga struktur bangunan menjadi rawan dan akhirnya ambruk.

Tim SAR gabungan telah memfokuskan pencarian dengan menyisir aliran sungai, mulai dari titik awal kejadian di Leuwi Cijagra hingga ke wilayah Leuwi Maung. Selain penyisiran air, petugas juga melakukan tindakan preventif dengan membongkar reruntuhan bangunan di lokasi amblas.

“Tim sempat melakukan pembongkaran reruntuhan di bawah rumah korban untuk memastikan apakah korban tertimbun material atau tidak, namun hasilnya masih nihil,” ungkap salah satu petugas di lapangan.

Saat peristiwa terjadi, suami korban diketahui sedang bekerja sebagai petugas kebersihan di kawasan Soreang. Enok berada di rumah bersama kelima anaknya. Pihak keluarga dan warga berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun.





error: