Model Pro disebut mengusung fabrikasi 2 nanometer, GPU lebih bertenaga, kapasitas cache lebih besar, serta dukungan memori kelas atas.
Chipset tersebut diperkirakan akan menjadi otak bagi berbagai smartphone flagship generasi berikutnya dari Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dan merek besar lainnya.
Hingga saat ini Qualcomm belum mengumumkan spesifikasi maupun harga resmi chipset tersebut.
Namun jika rumor yang beredar terbukti benar, konsumen kemungkinan harus menyiapkan dana lebih besar untuk membeli ponsel Android premium pada tahun depan.













