“Dengan meningkatnya arus masuk ETF dan sentimen pasar yang positif, kami perkirakan harga emas bisa menembus US$3.900 per ons pada pertengahan tahun depan,” ujar Giovanni Staunovo, Analis UBS.
Emas di 2025: Aset yang Tak Terbendung
Sejauh ini, harga emas telah melonjak 39% sepanjang 2025. Kenaikan ini menegaskan status emas sebagai salah satu instrumen investasi paling tangguh di tengah gejolak ekonomi global dan arah kebijakan moneter The Fed yang belum sepenuhnya pasti.
Bagi investor ritel maupun institusi, tren bullish emas bisa menjadi sinyal untuk menambah porsi logam mulia dalam portofolio, terutama di saat ketidakpastian global masih tinggi.













