
JAKARTA – Kecepatan PT PLN (Persero) dalam memulihkan jaringan listrik di wilayah terdampak bencana mendapat apresiasi positif dari Parlemen. Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier, memuji langkah responsif PLN beserta seluruh subholding-nya yang dinilai sigap mengembalikan titik terang di tengah situasi darurat.
Apresiasi tersebut disampaikan Rizal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PLN beserta jajarannya di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).
Rizal menyoroti keberhasilan PLN dalam menormalkan kembali pasokan listrik di Aceh dan Sumatera Barat yang terdampak bencana baru-baru ini. Menurutnya, pencapaian pemulihan hingga 100 persen adalah bukti komitmen PLN terhadap pelayanan publik.
”Kami dari PKS mengapresiasi apa yang telah dilakukan PLN. Upaya memulihkan pasokan listrik di wilayah terdampak bencana seperti Aceh dan Sumatera Barat patut diacungi jempol,” ujar Rizal.
Meski memuji, Rizal memberikan catatan strategis bagi PLN untuk meningkatkan standar operasionalnya. Ia menekankan bahwa indikator keberhasilan pascabencana seharusnya tidak hanya berhenti pada status “listrik sudah menyala”, tetapi juga menyentuh aspek kualitas dan kemanusiaan.
”Harapan kami ke depan, PLN memiliki indikator keandalan pascabencana yang lebih komprehensif. Jadi bukan hanya soal listrik menyala, tapi bagaimana kualitas pemulihannya dan bagaimana harapan masyarakat di lapangan benar-benar terpenuhi,” tambahnya.
Sebagai legislator, Rizal juga membawa aspirasi dari daerah pemilihannya, Pekalongan, yang saat ini masih dalam status tanggap darurat banjir. Meski memuji kecepatan tim PLN di Pekalongan Barat, ia memberikan peringatan keras terkait faktor keselamatan warga.

Ia melaporkan adanya kondisi di mana infrastruktur kelistrikan, seperti meteran listrik, sudah sejajar dengan ketinggian air banjir. Hal ini dinilai sangat berisiko menimbulkan kecelakaan listrik bagi warga sekitar.
”Jangan berdiam diri. Kami mohon PLN turun langsung mengecek kondisi di Pekalongan Barat. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama di atas segalanya,” tegas Rizal.
Menutup pernyataannya, Rizal berharap PLN terus meningkatkan kesiapsiagaan di daerah rawan bencana. Menurutnya, layanan listrik yang andal dan aman adalah bentuk kehadiran negara yang nyata bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah.
”Kami yakin PLN sudah bekerja maksimal. Kini tinggal bagaimana kualitas pemulihan ini terus ditingkatkan agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” pungkasnya.








