Taufik Tri Hermawan, selaku pendamping lapangan KKN UGM, mengungkapkan bahwa timnya melihat potensi besar di Curug Bengkawah, meskipun pengelolaannya, terutama dari sisi branding dan pemasaran digital, masih perlu ditingkatkan. Dengan lima mahasiswa jurusan teknologi informasi dalam tim, mereka fokus pada pengembangan promosi digital melalui pembuatan website. Festival Curug Bengkawah ini pun menjadi salah satu program utama yang digagas untuk memperkenalkan destinasi ini ke masyarakat luas.
“Kami fokus mengembangkan promosi digital melalui pembuatan website. Salah satu program kami adalah menyelenggarakan Festival Curug Bengkawah sebagai upaya memperkenalkan destinasi ini ke masyarakat luas,” jelas Taufik.












