Susilan menyebut, dari 8 ekor sapi di RPH, hanya ditemukan 1 ekor sapi yang terinfeksi.
“Sapi yang terkena cacing hati, hatinya pun masih bisa di makan, tapi di daerah yang memang bebas cacing, hati yang terinfeksi cacing, kita potong dan kita buang. Kita mengharap cacing hati jangan sampai ikut termakan, kalaupun bisa dimasak sampai mati, tapi dari pada cara masaknya kurang bagus mending kita buang saja yang ada cacingnya, kita juga menghimbau kepada para jagal supaya membuang hati sapi yang terinfeksi cacing hati”, pungkasnya.
Pemeriksaan daging kurban oleh Dispertanak Kabupaten Cilacap, bertujuan agar daging kurban yang di konsumsi warga bebas dari segala penyakit, khususnya terinfeksi cacing hati, dengan mengerahkan tim dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban yang tersebar di Wilayah Kabupaten Cilacap.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















