
Purwokerto, cminews.co.id – Suasana Wisuda ke-79 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) tak hanya menjadi momentum bahagia bagi mahasiswa Indonesia. Sejumlah mahasiswa internasional dari berbagai negara juga menuntaskan pendidikan dan bersiap membawa pengalaman akademiknya dari Purwokerto kembali ke negara masing-masing maupun menuju perjalanan karier berikutnya.
Dalam Wisuda ke-79 yang berlangsung Sabtu Minggu (3-4/10), jenjang Magister, Sarjana, dan Ahli Madya tersebut, tercatat 12 mahasiswa internasional yang berasal dari Yaman, Kenya, Madagaskar, Tajikistan, Sudan, Pakistan, Gambia, Mali, dan Zimbabwe berhasil menyelesaikan pendidikan di UMP.
Mereka berasal dari beragam bidang keilmuan, mulai dari Akuntansi dan Teknik Elektro pada jenjang sarjana hingga Manajemen serta Pendidikan Bahasa Inggris pada jenjang magister.
Kehadiran para lulusan internasional tersebut memberikan warna tersendiri dalam wisuda UMP. Di balik toga yang dikenakan, terdapat perjalanan mahasiswa lintas negara yang datang ke Purwokerto untuk belajar sekaligus mengalami kehidupan akademik dan sosial di Indonesia.
Dari Berbagai Negara Bertemu di Purwokerto
Dua lulusan asal Yaman yakni Ibrahim Abdulbasot, S.Ak. dari program Akuntansi dan Saleh Bandar Mohammed, S.T. dari Teknik Elektro berhasil menyelesaikan studi sarjana.

Sementara Najib Abdirahman, S.Ak. asal Kenya juga menyelesaikan pendidikan pada bidang Akuntansi.
Pada jenjang magister terdapat Rafanjamalaia Beniarmine Andreas, M.M. asal Madagaskar; Christinelle Ylame Mendoza, M.Pd. asal Filipina; Ayesha Sohail, M.Pd. asal Pakistan; serta Ibtsam Awad Ali Ibrahim, M.M. asal Sudan.
Selain itu, terdapat Naseer Ullah, M.Pd. asal Pakistan; Katim Lowe, M.Pd. asal Gambia; Mamaudou Sangare, M.Pd. asal Mali; serta Mamut Saine, M.Pd. asal Gambia. Seorang lulusan lainnya berasal dari Zimbabwe.

Keragaman asal negara tersebut memperlihatkan wajah internasionalisasi pendidikan yang berkembang di UMP. Mahasiswa dari latar belakang budaya dan kebangsaan berbeda bertemu dalam ruang akademik yang sama, berinteraksi dengan mahasiswa Indonesia, serta menyelesaikan pendidikan di Purwokerto.
Rektor: Mereka Menjadi Jembatan UMP dengan Dunia
Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa internasional yang berhasil menyelesaikan studinya. Menurutnya, kelulusan mereka memiliki makna penting bagi universitas karena hubungan antara UMP dan mahasiswa asing tidak berakhir setelah wisuda.
“Selamat kepada seluruh mahasiswa internasional yang telah menyelesaikan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Mereka datang dari berbagai negara, belajar bersama kita di Purwokerto, dan hari ini menyelesaikan salah satu perjalanan penting dalam kehidupan mereka,” ujar Prof Dr Jebul.
Ia berharap para lulusan internasional tidak hanya membawa pulang gelar akademik, tetapi juga pengalaman, persahabatan, serta kenangan selama berada di Indonesia.
“Mereka adalah bagian dari keluarga besar UMP. Setelah kembali ke negaranya atau melanjutkan perjalanan ke tempat lain, kami berharap mereka menjadi jembatan yang menghubungkan UMP dengan masyarakat dunia. Persahabatan yang dibangun selama kuliah dapat berkembang menjadi jejaring akademik, profesional, bahkan kolaborasi antarnegara pada masa mendatang,” katanya.
Menurut Prof Dr Jebul, internasionalisasi perguruan tinggi tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kerja sama kelembagaan dengan universitas luar negeri. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara dan keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan menjadi bagian penting dari terbentuknya ekosistem akademik global di kampus.
“Internasionalisasi bukan hanya tentang UMP pergi ke luar negeri. Dunia juga harus hadir di dalam kampus kita. Ketika mahasiswa Indonesia belajar bersama mahasiswa dari Afrika, Asia Selatan, Asia Tengah, Asia Tenggara hingga Timur Tengah, mereka sedang mendapatkan pengalaman internasional di ruang kuliahnya sendiri,” ungkapnya.(*)








