PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang di bawah kepemimpinan Bupati Anom Widiyantoro kembali menggebrak dengan sebuah gerakan lingkungan yang masif dan berkelanjutan. Setelah sukses melaksanakan Misi ‘Resik’ melalui gerakan Jum’at Bersih, kini Pemalang resmi memasuki tahap selanjutnya: Misi Hijau.

Misi Hijau ini tidak hanya sekadar slogan, melainkan diwujudkan dalam gerakan penanaman pohon secara serentak yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah. Bupati Anom sendiri memimpin langsung aksi penanaman simbolis, salah satunya di sepanjang Jalan Anggur hingga arah Bojongnangka, tepatnya di depan Wisata Edukasi Gatra Kencana, pada Jumat (10/10/2025).

Jenis pohon yang dipilih untuk mempercantik dan menghijaukan kota adalah Tabebuya, yang dikenal memiliki bunga indah dan tangguh.

Bupati Anom Widiyantoro menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan realisasi dari salah satu pilar utama dalam visi pembangunan lingkungan Pemalang: Resik, Hijau, dan Apik.

“Kita sudah menyelesaikan tahap Resik, dan sekarang kita masuk tahap Hijau. Penanaman pohon ini akan kita lakukan di semua sudut-sudut kota, dan yang terpenting, ini tidak berhenti di minggu ini saja,” tegas Anom.

Komitmen untuk menghijaukan Pemalang ini bersifat menyeluruh, dengan target intervensi di semua titik yang sudah diidentifikasi berdasarkan usulan dari camat dan berbagai pihak terkait.

Yang menjadikan Misi Hijau ini berbeda adalah ajakan yang meluas kepada seluruh lapisan masyarakat. Bupati Anom mengajak seluruh warga Pemalang untuk mengambil peran aktif dalam gerakan ini, menjadikannya budaya baru.

“Ayo semua masyarakat Pemalang menanam pohon, bukan hanya di ruang publik, tetapi juga di semua halaman rumah masing-masing. Begitu pula di sudut ruang publik seperti kelurahan, kecamatan, dinas, dan sekolahan,” ajak Bupati.

Kolaborasi ini juga diperkuat dengan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pemalang dan komunitas pecinta lingkungan setempat, khususnya dalam upaya pelestarian titik mata air yang krusial bagi ekosistem.

Dengan semangat kebersamaan dan bibit Tabebuya sebagai permulaan, Misi Hijau Bupati Anom bukan hanya bertujuan memperindah kota, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa lingkungan yang bersih, hijau, dan rapi adalah tanggung jawab bersama demi masa depan Pemalang yang lebih asri dan berkelanjutan.