Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

“Bos Saya Nyupang!” Penagih Utang Ancam Nasabah, Suami Bakal Lapor Polisi

×

“Bos Saya Nyupang!” Penagih Utang Ancam Nasabah, Suami Bakal Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini

Pemalang – Seorang penagih utang barang-barang rumah tangga di Pemalang, Jawa Tengah, berurusan dengan hukum setelah mengancam nasabahnya dengan kata-kata intimidatif. Tak tanggung-tanggung, penagih tersebut menyebut bosnya “nyupang” atau memiliki ilmu gaib untuk menakut-nakuti nasabah.

Peristiwa ini bermula dari seorang nasabah (NS) yang sudah sekitar dua tahun terakhir mengambil barang-barang seperti kasur dan gelas secara kredit. Selama ini, proses penagihan berjalan lancar, hingga sang penagih tiba-tiba menghilang dan tidak lagi menagih utang kerumah nasabah seperti biasa.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Beberapa minggu yang lalu, penagih tersebut muncul kembali dan menghubungi nasabah untuk menagih sisa utang sekitar Rp200.000. Setelah bernegosiasi, nasabah menjanjikan akan membayar sebagian pada Senin, 18 Agustus 2025. Namun, saat nasabah berniat menitipkan uang dan melunasi sisanya seminggu kemudian, respons dari penagih justru di luar dugaan.

Dalam pesan singkat yang diterima nasabah, Senini (18/8/2025) penagih itu membalas dengan kata-kata ancaman. “Jujur ya? Sampean kue ra pen nyaur kan, eman-eman go nyaur. Ora kaiki resiko tanggung dewe, nek’ ono opo-opo resikone tanggung dewek. Bos ku kue nyupang!” tulis penagih tersebut, yang berarti “Jujur ya? Kamu itu tidak mau bayar kan, sayang-sayang buat bayar. Kalau tidak begini, risiko tanggung sendiri, kalau ada apa-apa, risikonya tanggung sendiri. Bos saya itu ‘nyupang’!”









error: