Puncak hujan ekstrem diprediksi terjadi 28 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, bersamaan dengan periode Nataru. Ancaman banjir rob juga perlu diwaspadai, terutama di Pantai Utara Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, seiring fase bulan perigee dan purnama pada 4 Desember.
BMKG telah menyiapkan layanan pemantauan cuaca, termasuk radar cuaca, aplikasi transportasi, serta posko nasional dan daerah. Faisal menekankan, efektivitas peringatan dini tergantung pada respon cepat pemerintah daerah.
“Early warning menumbuhkan early action, menuju zero victim,” tegasnya.













