CMI News — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tekanan inflasi Indonesia pada November 2025 menurun menjadi 0,17% secara bulanan (month-to-month), lebih rendah dibanding Oktober 2025 yang mencapai 0,28%. Sementara secara tahunan (year-on-year), inflasi tercatat 2,72%, turun tipis dari Oktober yang sebesar 2,86%.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan penurunan inflasi sebagian besar disebabkan hanya segelintir komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama emas perhiasan.
Rinciannya:
Makanan, minuman, dan tembakau: inflasi 0,06% dengan andil 0,02%.













