Meski tren energi terbarukan terus naik, peta energi berbeda antara negara maju dan berkembang.
Eropa dan Amerika Utara semakin gencar menekan emisi, sehingga angin, surya, dan nuklir memainkan peran lebih dominan.
Negara berkembang menghadapi dilema: kebutuhan listrik murah untuk menopang industrialisasi masih membuat batu bara jadi pilihan utama.

















