Selain itu, Wabup meminta dinas terkait untuk mempercepat proses pengajuan dan penerbitan Surat Layak Hasil Sementara (SLHS) agar bantuan yang sudah dialokasikan dapat segera tersalurkan kepada penerima manfaat.
“Saya mohon kepada dinas terkait untuk membantu memfasilitasi dan mempercepat proses pengajuan SLHS agar segera tersalurkan kepada penerima manfaat,” tegasnya.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Yayasan Wahsan Tunas Barokah, Teguh, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperluas program SPPG. Dapur MBG Randudongkal 3 menjadi yang pertama dikelola oleh yayasan tersebut.
“Insya Allah kami akan menyiapkan dapur MBG di Kabupaten Pemalang atas izin dan dukungan dari pemerintah daerah,” ujar Teguh.
Dapur MBG Randudongkal 3 sendiri akan melayani lebih dari 3.000 penerima manfaat, yang mencakup peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Teguh juga menegaskan komitmen yayasan untuk menjaga kualitas layanan dan mendukung keberlanjutan program ini.
Program SPPG dan dapur MBG di Pemalang menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah daerah dalam menangani isu gizi, terutama bagi kelompok rentan. Diharapkan, dengan semakin banyaknya dapur MBG yang aktif, angka stunting dan kekurangan gizi di Pemalang dapat ditekan secara signifikan.














