Saat ini, kondisi air telah mulai surut sejak Sabtu (25/1/2025) dan berangsur kembali normal. Namun, upaya pemulihan tetap dilakukan, terutama dalam perbaikan tanggul yang rusak.
“Pemdes akan berupaya melakukan perbaikan pada titik tanggul yang rusak agar dapat dinormalisasi kembali. BPBD Pemalang juga telah memberikan bantuan karung, sementara desa menyediakan tanah untuk meninggikan tanggul guna mengurangi risiko limpasan air dan banjir rob ke pemukiman warga,” jelas Iwan.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang, serta warga yang terdampak dapat segera kembali beraktivitas seperti biasa.













