JAKARTA – Kabar gembira bagi para lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK/MA) di seluruh Indonesia. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan akan membuka jalur rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026 yang secara khusus menyediakan ratusan formasi untuk jenjang pendidikan SMA, selain untuk lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).
Kebijakan ini merupakan langkah strategis Kemenkeu untuk mengatasi defisit Sumber Daya Manusia (SDM) di unit-unit teknisnya, terutama di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Kebutuhan Mendesak di Lapangan: Lonjakan Mobilitas dan Penyelundupan
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa kebutuhan mendesak akan petugas lapangan di Bea Cukai telah meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir.
Peningkatan ini dipicu oleh kompleksitas tantangan yang dihadapi, meliputi lonjakan mobilitas barang, penguatan pengawasan lintas batas negara, serta masalah penyelundupan yang semakin rumit.
“Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 lulusan SMA di seluruh Indonesia. Tenaga teknis Bea Cukai dibutuhkan di banyak titik,” tegas Menteri Purbaya.
Penambahan 300 formasi dari lulusan SMA ini bertujuan untuk segera menempatkan tenaga teknis di berbagai pos operasional Bea Cukai yang tersebar luas, guna memastikan pengawasan kepabeanan dan cukai berjalan efektif.
Total Formasi CPNS Kemenkeu 2026
Secara keseluruhan, Kemenkeu menyediakan total 579 formasi CPNS untuk tahun 2026, yang dibagi ke dalam dua kategori pelamar utama:
Data Formasi Pelamar
| Kategori Pelamar | Jumlah Formasi | Fokus Penempatan |
|---|---|---|
| Lulusan SMA/SMK/MA | 300 | Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) |
| Lulusan PKN STAN | 279 | Berbagai |
Total 579 posisi ini menegaskan komitmen Kemenkeu untuk mengisi kekosongan SDM sekaligus memberi kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa dari berbagai jenjang pendidikan.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














