
DOGIYAI – CMI News : Pemerintah Kabupaten Dogiyai Papua Tengah, Selasa (12/11/2024) memulai pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (SKD CPNS) formasi tahun 2024.
Pelaksanaan tes SKD CPNS tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Nabire, Papua Tengah, berlangsung mulai tanggal 12-18 November 2024 diikuti oleh total peserta sebanyak 2.286, seperti di katakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Dogiyai, Yohan Kegakoto.
Menurutnya, para peserta tes SKD CPNS, diharuskan datang 1 jam sebelum pelaksanaan tes berlangsung, karena ada beberapa tahapan adminitrasi sebelum mengerjakan tes SKD, diantaranya pencocokan data peserta, scan wajah dan lainya.
“Hari pertama ini sebanyak 123 peserta, ada 5 peserta tidak hadir, total peserta mulai hari pertama sampai akhir sebanyak 2.286. Para peserta wajib datang ke lokasi tes SKD 1 jam sebelum pelaksanaan tes yang dimulai pukul 16:00 wit sampai selesai. ucapnya.
Para peserta tes sebelum memasuki ruangan tes harus menunjukkan KTP, kartu peserta ujian kepada panitia seleksi, selanjutnya peserta diarahkan ke tahap scan wajah pelamar, sehingga langsung terkoneksi data pelamar yang sudah terdaftar pada saat pendaftaran tes CPNS tersebut.

Proses seleksi tersebut, lanjut Kepala BKPSDM Dogiyai, diikuti sesuai jadwal seleksi dari KemenPAN-RB. “Setelah SKD, sesuai jadwal akan dilaksanakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), serta usul penetapan NIP CPNS pada 22 Februari sampai 23 Maret 2025. Untuk mekanisme penentuan kelulusan CPNS formasi 2024, kami belum menerima petunjuk teknis penilaian dan penentuan dari BKN Pusat. Kami menghimbau kepada peserta, ikuti semua tahapan dengan baik”, jelas Yohan Kegakoto.

“Data pelamar yang berbeda secara otomatis akan ditolak oleh sistem, untuk itu para peserta tes SKD CPNS tidak dapat mewakilkan kepada siapapun”, imbuhnya.
“Kuota 80 persen untuk OAP dan 20 persen untuk umum tetap berjalan, karena itu kebijakan pusat berdasar peraturan yang berlaku. Hal ini kami sudah berusaha sampai pada KemenPAN-RB pusat bersama Koordinator Aliansi Penganggur, tapi tetap tidak bisa”, pungkas Yohan.
Sementara itu, Aliansi Penganggur Dogiyai, yang diketuai Martinus Goo, dalam kesempatan tersebut, mengambil kesempatan, membatasi pelamar CPNS dari luar Kabupaten Dogiyai. “Aliansi Penganggur Dogiyai membatasi peserta tes SKD CPNS dari luar Kabupaten dengan cara memeriksa KTP Dogiyai dan memastikan para pelamar pada instansi Pemerintah Kabupaten Dogiyai”, tegas Martinus Goo.
Dirinya mengingatkan, jangan ada peserta tes yang mewakili peserta tes diluar daftar peserta yang ada.
“Intinya, KTP diluar Kabupaten Dogiyai tidak diijinkan mengikuti tes. Jika peserta mengalami kendala dalam pelaksanaan tes SKD, segera lapor ke Aliansi Penganggur”, jelasnya.
Aliansi Penganggur Dogiyai, mengawal setiap proses seleksi yang dilaksanakan dari awal hingga akhir.
Dalam pelaksanaan tes SKD CPNS Kabupaten Dogiyai dihari pertama berjalan aman dan lancar, di lokasi tes yang berada di SMA Negeri 1 Nabire terbagi dalam 4 ruang. BKPSDM Kabupaten Dogiyai bekerja sama dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan tes SKD CPNS, dengan Polsek, Satpol PP, serta Aliansi Penganggur Kabupaten Dogiyai.








