CMI News — Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan Kamis pagi (23/10/2025). Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp16.635 per dolar AS, melemah 0,39% dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
Pelemahan ini memutus tren positif sehari sebelumnya ketika rupiah sempat menguat tipis 0,09%. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) turut menguat 0,13% ke posisi 99,03, menandakan masih kuatnya permintaan terhadap mata uang Negeri Paman Sam.
Sentimen Utama: Kebijakan BI dan Arah Moneter Global
Pasar keuangan domestik pagi ini masih merespons keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75%. Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang berakhir pada Rabu (22/10/2025).













