Cikarang, CMI News – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan ketahanan setelah sempat tertekan tajam pada perdagangan sebelumnya. Pada Rabu pagi (10/9/2025), rupiah dibuka terapresiasi 0,12% di level Rp16.450 per dolar AS, mengacu pada data Refinitiv.
Sehari sebelumnya, rupiah melemah hingga 1,04% ke posisi Rp16.470 per dolar AS. Koreksi tajam tersebut sebagian besar dipicu oleh reaksi pasar terhadap perubahan kursi Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa.
Dolar AS Menguat Jelang Rilis Data Inflasi
Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) terpantau menguat tipis 0,05% ke level 97,84. Penguatan greenback terjadi setelah rebound 0,34% pada perdagangan sebelumnya, usai dua hari berturut-turut mengalami tekanan.













