Dalam apel yg digelar tersebut, setiap personil diperiksa kelengkapan perorangan seperti rangsel, rolling bed, rompi, jas hujan, dan kelengkapan lainnya yang dibutuhkan dalam tugas pengamanan TPS.
Selain itu, mereka juga diberikan arahan dan penekanan mengenai tata cara bertindak dan menghadapi situasi yang mungkin terjadi di lapangan.
Seusai apel digelar, dilakukan juga simulasi pemungutan suara di TPS. Dalam simulasi tersebut diceritakan ada seorang warga yang masuk dalam DPT, namun tidak sesuai dengan domisili hak pilihnya pada TPS yang dituju. Sehingga terjadi keributan.
Simulasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran pada personil Polri dalam mengambil tindakan harus sesuai SOP.




















