Sementara itu, Ketua Penyelenggara Haul, Rohibul Imam, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Wakil Bupati Pemalang dan seluruh jamaah yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa haul Cikelem yang telah berlangsung selama hampir setengah abad ini tidak bisa terlaksana tanpa semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga Desa Mereng.
“Semua ini bisa terus berjalan karena masyarakat yang guyub dan rukun. Semoga kebersamaan ini tetap lestari dan kegiatan seperti ini bisa terus kita nguri-uri selamanya,” ujar Rohibul.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Menurutnya, kegiatan haul ini juga menunjukkan bahwa kekompakan warga Desa Mereng sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka sehari-hari. Tak hanya itu, acara ini juga menjadi simbol **perpaduan antara aspek agama dan budaya** yang saling mendukung dan memperkuat kehidupan sosial di desa tersebut.
Acara haul makam Cikelem di Desa Mereng, yang juga dihadiri oleh jajaran Forkopimca Warungpring dan Kepala Desa Mereng, Andri Irawan, menunjukkan betapa eratnya hubungan antara masyarakat dengan para leluhur dan tokoh agama yang telah berjuang untuk kesejahteraan umat. Kegiatan ini juga turut mempererat tali silaturahmi antarwarga, memperkuat rasa persatuan, dan memperkuat semangat gotong royong di masyarakat.














