Selain memberikan dukungan untuk semangat belajar, Wabup juga mengingatkan kepada mahasiswa baru untuk tetap termotivasi dan aktif dalam kegiatan akademik dan non-akademik. Menurutnya, kontribusi perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan, tetapi juga harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Kontribusi perguruan tinggi terhadap Pemalang jelas bisa dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Materi yang diajarkan juga bisa memasukkan contoh permasalahan yang ada di Pemalang, agar mahasiswa lebih terhubung dengan realitas daerah,” lanjutnya.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Wabup juga menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia berharap generasi terdidik ini bisa menjadi pionir dalam mengatasi permasalahan daerah serta menjembatani pengetahuan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI, Adib Abdhusomad, serta Kepala Kantor Kemenag Pemalang, Syarif Hidayat, yang juga bertindak sebagai moderator. Acara ini diikuti oleh 75 mahasiswa baru STEMBI Al-Aziziyah, yang turut hadir pula Ketua STEMBI Al-Aziziyah, Hanif Abdillah, serta Camat Belik, Maksum, bersama para dosen.



















