Dilansir dari Instagram @terang_media, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Semarang, Ali Imron mengonfirmasi bahwa Wisnu ternyata bukanlah ketua PP seperti yang ia klaim, melainkan seorang pengurus atau anggota. Pihak Pemuda Pancasila pun kemudian meminta maaf dan akan melakukan evaluasi terhadap anggotanya yang berperilaku arogan.
“Intinya kami, atau saya sebagai ketua komite Pemuda Pancasila meminta maaf atas insiden tadi siang antara mas Wisnu dengan Mikhael dalam salah paham, dan kami mohon maaf sebesar-besarnya,” kata Ali Imron. “Dan kami mohon maaf sebesar-besarnya, dan Wisnu dengan tidak sadar mengatasnamakan ketua Pemuda Pancasila, itu memang (Wisnu) bukan ketua Pemuda pancasila,” lanjutnya.



















