
PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, mengambil langkah tegas menyikapi lambannya progres pembangunan sejumlah fasilitas publik. Ia mendorong percepatan penyelesaian 143 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang, menekankan bahwa manfaat program harus segera dirasakan oleh masyarakat.
Dorongan ini disampaikan Nurkholes saat memimpin Rapat Koordinasi Ketua Kelompok Kecamatan MBG di Aula BKD setempat, Selasa (18/11/2025). Dalam rakor tersebut, ia menyoroti bahwa masih terjadi keterlambatan pembangunan dapur di beberapa titik lokasi yang telah direncanakan.
“Kita harus menghentikan kelambanan ini. Tujuannya jelas, 143 dapur MBG ini harus segera tuntas agar manfaat dari program ini bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat kita,” tegas Wabup Nurkholes.
Sinergi Kunci Utama
Menurut Nurkholes, kunci utama untuk mengatasi hambatan ini adalah penyatuan persepsi dan penguatan sinergi yang solid. Sinergi ini harus terjalin erat antara Pemerintah Kabupaten Pemalang, khususnya Satgas MBG, dengan para ketua kelompok kecamatan SPI (Satuan Pelaksana Implementasi).

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen penuh untuk melaksanakan program sesuai aturan yang berlaku dan menciptakan zero error dalam setiap tahapan pelaksanaan MBG. Komitmen ini bukan hanya sebatas wacana, melainkan akan diwujudkan melalui penguatan monitoring dan sinergi berjenjang.
“Monitoring akan dilakukan dan sinergi diperkuat mulai dari kepala desa, camat, hingga kepala OPD. Pengendalian dapur ini sangat penting, tidak hanya untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan, tetapi juga untuk memastikan distribusi makanan kepada penerima manfaat berjalan tanpa kendala sedikit pun,” jelasnya.
Harapan Pelaksana
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pemalang, Agung Eko Widodo, selaku penyelenggara rakor, menyampaikan harapannya agar pelaksanaan program MBG di Pemalang dapat berjalan lancar, tanpa hambatan, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kegiatan ini adalah sarana untuk meningkatkan sinergi sekaligus bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Agung Eko Widodo, menggarisbawahi pentingnya program ini sebagai upaya konkret pemerintah dalam melayani rakyat.
Dengan adanya dorongan percepatan dan komitmen sinergi dari pucuk pimpinan daerah, diharapkan 143 dapur MBG di Pemalang dapat segera rampung dan mulai beroperasi, membawa dampak positif yang signifikan bagi peningkatan gizi dan kesejahteraan warga.






