Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Dogiyai

SMTK Habakuk Woge Lepas 10 Siswa Angkatan ke-VIII

×

SMTK Habakuk Woge Lepas 10 Siswa Angkatan ke-VIII

Sebarkan artikel ini

Selama masa studi tiga tahun, para siswa SMTK Habakuk Woge dibekali dengan kurikulum ganda. Selain pendalaman ilmu teologi, mereka juga menerima pelajaran umum setingkat SMA sesuai kurikulum nasional.

Obeth Magai, S.Th., M.IP., M.Pd., mantan Kepala Sekolah yang kini kembali mengabdi sebagai tenaga pendidik, menjelaskan bahwa standar pendidikan di sekolah ini terus ditingkatkan. “Sejak tahun 2019, SMTK Habakuk Woge telah menyelenggarakan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN). Hal ini memastikan standar kelulusan siswa kami diakui secara luas,” ungkapnya.

Kombinasi kurikulum ini bertujuan agar lulusan tidak hanya matang secara spiritual, tetapi juga memiliki wawasan luas dan mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Dalam kesempatan tersebut, Obeth Magai menekankan pentingnya bagi para lulusan untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik. Menurutnya, tantangan dunia pelayanan di masa depan akan sangat berbeda dan menuntut kompetensi yang lebih tinggi.

“Dunia pelayanan berubah drastis. Ke depan, seorang hamba Tuhan yang dipercaya menjadi gembala jemaat atau Ketua Klasis wajib berstatus sarjana teologi. Jemaat saat ini semakin berpendidikan, sehingga para pelayannya pun harus setara, baik secara intelektual maupun spiritual,” tegas Obeth.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa kepemimpinan gereja masa kini tidak lagi cukup hanya mengandalkan pengalaman, namun harus didukung oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kompetensi akademik yang teruji.

























banner
error:
Verified by MonsterInsights