Sementara itu, Hengky Wijaya selaku Direktur LPK Widuri Training center menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada mitra kerja asal Korea Selatan, serta kepada semua tamu undangan dan peserta yang hadir dengan penuh semangat.
“Sebelumnya, saya ingin bertanya kepada adik-adik, kalian kelas berapa? Sebentar lagi kalian akan lulus. Apakah sudah ada gambaran untuk rencana ke depannya?” ujar Hengky Wijaya.
Hengky menyoroti fenomena pengangguran di usia produktif dan banyaknya perusahaan yang menawarkan gaji sangat minim.
“Di sekitar kita banyak pabrik dengan gaji yang kecil, sementara harga kebutuhan pokok semakin mahal. Tentunya, ini akan membuat kesejahteraan kita semakin sulit tercapai,” tambahnya.
Widuri Training Center berupaya menciptakan alternatif dan peluang lain yang diharapkan dapat memberikan masa depan yang lebih baik. Lembaga ini membuka berbagai program pelatihan dan keterampilan kerja untuk meningkatkan skill dan nilai adik-adik, sehingga dapat bersaing di dunia kerja.
Program tersebut mencakup Pendidikan Bahasa Jepang untuk program SSW, Pelatihan Bahasa Korea untuk program PtoP dan GtoG, serta Pelatihan Alat Tangkap yang ditujukan kepada awak buah kapal (ABK).
Hengky berharap melalui program-program ini, Widuri Training Center dapat menjadi pionir dalam menjembatani anak-anak muda untuk mendapatkan peluang kerja pertama di luar negeri dengan gaji yang bersaing.
Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan Indonesia dan Korea Selatan, serta membuka pintu bagi generasi muda Indonesia untuk meraih peluang kerja global yang lebih baik.



















