
Purwokerto – CMI News : Berbagai lomba dan aktivitas edukatif di lakukan dalam kegiatan Jambore MCC ke-3 Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jateng yang di laksanakan di Baturraden.
Tidak hanya itu, momen berharga juga di dapat peserta Jambore saat melakukan kunjungan ke peternakan sapi perah Baturraden. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada para peserta untuk belajar tentang dunia peternakan dan produksi susu.
Dikatakan penanggung jawab kegiatan, Nazar Nurdin, bahwa kegembiraan dan antusiasme anak anak saat berada di peternakan. Menurutnya, kunjungannya ke peternakan sapi perah memberikan pengetahuan baru bagi anak anak, sekaligus menyegarkan pikiran mereka setelah mengikuti berbagai kegiatan jambore.
“Pengalaman ini akan memberikan inspirasi bagi mereka tentang pentingnya dunia peternakan dan agrikultur”, harap Nazar, Rabu (26/6/2024).

Kegiatan ini, lanjut Nazar, merupakan bagian dari program edukatif jambore yang bertujuan untuk memperkaya wawasan anak anak panti asuhan. Dirinya ingin anak anak mendapatkan pengalaman langsung yang bermanfaat dan menyenangkan.

“Mereka dapat belajar banyak hal baru yang mungkin belum pernah mereka temui sebelumnya”, imbuhnya.
Para peserta jambore yang kebanyakan adalah anak anak dari berbagai panti asuhan di Jawa Tengah, sebelumnya di beri pengetahuan oleh para petugas dari peternakan melalui tayangan video di gedung eduwisata.
Antusiasme anak anak terlihat saat mendengarkan pemaparan dari petugas peternakan, hal ini di buktikan dengan banyaknya pertanyaan dari peserta dalam sesi tanya jawab.
Setelah mendapat pemaparan, anak anak kemudian di ajak berkeliling peternakan dan di perkenalkan dengan proses pemeliharaan sapi perah serta produksi susu.
“Saya sangat senang bisa melihat langsung bagaimana sapi sapi ini di rawat dan bagaimana proses pemerahan susu di lakukan. Ini pengalaman baru dan sangat menyenangkan”, ucap salah seorang peserta jambore panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Kunjungan ke peternakan sapi perah tidak hanya mengetahui lebih banyak tentang peternakan sapi perah, melainkan peserta jambore diperkenalkan juga dengan proses produksi susu.








