“Kami terus melakukan penyisiran dengan tetap mengutamakan keselamatan personel. Mengingat curah hujan masih tinggi, potensi longsor susulan harus selalu diwaspadai,” tambah Handhika.
Pihak kepolisian dan BPBD setempat terus menghimbau warga agar menjauhi lokasi bencana dan lereng-lereng perbukitan yang rawan pergeseran tanah. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi tanda-tanda alam sangat diharapkan demi mencegah jatuhnya korban tambahan di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Pemalang dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, sekitar 100 personel gabungan masih bersiaga dan terus berupaya menyisir tumpukan material tanah demi menemukan Hamim agar dapat segera dikembalikan ke pihak keluarga.











