Misi Pencarian Berlanjut: Mencari Sang Ayah
Meski satu korban telah ditemukan, tugas Tim SAR Gabungan masih jauh dari kata usai. Petugas kini memfokuskan seluruh kekuatan untuk menemukan satu korban lainnya, yaitu Hamim (60). Berdasarkan informasi dari perangkat desa setempat, Hamim merupakan ayah kandung dari Aksinudin.
Tragedi ini bermula pada Minggu (25/1) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, bapak dan anak tersebut tengah beraktivitas di lahan pertanian mereka yang terletak di kawasan perbukitan Perhutani. Naas, hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Pemalang sejak sehari sebelumnya memicu longsoran besar dari perbukitan yang langsung menimbun area persawahan tempat keduanya bekerja.
Proses pencarian di hari kedua ini tidak berjalan mudah. Sejak Senin pagi, wilayah Watukumpul terus diliputi mendung tebal disertai hujan ringan hingga sedang. Kondisi ini membuat material longsoran menjadi sangat lembek dan licin, sehingga membahayakan pergerakan personel di lapangan.
Selain faktor cuaca, luasnya area terdampak yang mencapai satu hektare serta lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk—sekitar satu kilometer—menjadi tantangan logistik tersendiri. Keterbatasan akses alat berat memaksa tim yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan tetap mengandalkan metode manual di titik-titik tertentu.











